Pada awal Maret 2020, kami melakukan pengumpulan data lalu lintas (traffic) situs Ultimagz sepanjang tahun 2019.
Kami juga melakukan explanatory analysis pada beberapa metrik/variabel yang menurut kami perlu dipertimbangkan sebagai aspek yang penting untuk mendorong kinerja konten pada situs web Ultimagz.
Berikut hasil rangkuman serta analisa data yang telah kami buat:
Kami mengumpulkan jumlah artikel yang telah terbit di situs Ultimagz per bulannya di sepanjang tahun 2019. Jumlah yang kami dapat adalah sebagai berikut:
Setelah itu, kami melakukan pengumpulan data keseluruhan tayangan artikel perbulannya di sepanjang tahun 2019. Hasil yang kami dapat adalah sebagai berikut:
Sepanjang tahun 2019, diketahui bahwa sub-konten terbanyak per bulan yang dipublikasi beserta dengan jumlahnya antara lain:
Selama 2019, kami menemukan rata-rata penayangan artikel perbulan adalah sejumlah 1843, kami pun menemukan adanya 3 artikel yang memiliki jumlah tayangan yang melebihi rata-rata dari artikel lainnya dalam sehari.
Pada tanggal 5 Februari 2019, bertepatan dengan hari raya Imlek, artikel ini tembus 3556 tayangan dalam sehari.
Pada tanggal 16 April 2019, tepat dua hari setelah film dokumenter Sexy Killers dirilis di YouTube, artikel ini tembus 4020 tayangan dalam sehari.
Pada tanggal 18 September 2019, bertepatan dengan berlangsungnya kontroversi mengenai RKUHP, artikel ini tembus 5027 tayangan dalam sehari.
Setelah melakukan pengumpulan data terkait konten, selanjutnya kami melakukan pengumpulan data terkait jumlah pembaca artikel Ultimagz. Kami membagi jenis pembaca ke dalam dua tipe, yaitu pembaca baru dan pembaca lama. Hasil yang kami dapat adalah sebagai berikut:
Lalu kami coba untuk menelusuri terkait kanal lalu lintas yang paling sering digunakan oleh pembaca untuk mengakses situs Ultimagz.
Tetapi tidak menutup kemungkinan juga, pembaca yang mencari/menemukan situs Ultimagz di Google memang adalah pembaca lama.
Media - media sosial yang paling berkontribusi antara lain adalah:
Masih pada analisa pembaca, kami mengumpulkan data terkait perilaku pembaca (behavior) yang dimulai dari waktu-waktu paling sering dimana pembaca mengakses situs Ultimagz. Hasil yang kami dapat adalah sebagai berikut:
Setiap bulannya, kami juga menganalisa hari dimana pembaca Ultimagz paling sering mengunjungi situs Ultimagz, hasilnya antara lain adalah:
Lalu, kami mencoba untuk menganalisa pembaca berdasarkan gendernya.
Selanjutnya, kami menganalisa pembaca berdasarkan umurnya.
Kemudian, kami menganalisa pembaca berdasarkan lokasi mereka masing-masing.
(Data ini merupakan data 10 kota dengan pembaca terbanyak yang ada di Indonesia)
Lalu kami menganalisa pembaca berdasarkan gawai (device) yang mereka pakai.
Kemudian, kami menganalisa pembaca berdasarkan jenis peramban yang mereka pakai.
Sesudah itu, kami menganalisa pembaca berdasarkan jenis sistem operasi yang mereka pakai.
Selain itu, kami juga menemukan sedikit kejanggalan pada data bounce rate situs Ultimagz selama periode 2019. Kami menemukan kenaikan (pertanda buruk) pada jumlah persenan bounce rate mulai dari awal September hingga Desember. Apa itu bounce rate? Klik di sini.
Kami melakukan analisa terhadap kejanggalan ini. Pertama, kami mencoba untuk membandingkan data bounce rate terhadap data tayangan artikel selama periode 2019.
Dari grafik di atas, terlihat jumlah tayangan artikel mulai mengalami penurunan pada bulan September, tepat di saat bounce rate naik.
Untuk membuat asumsi semakin signifikan, kami pun mencoba membandingkan data bounce rate dan tayangan artikel terhadap data jumlah pembaca baru selama periode 2019.
Semua analisa yang kami buat berdasarkan data faktual yang terdapat pada Google Analytics Ultimagz. Semoga bermanfaat!